Inilah Tips Memilih Pompa Air untuk Rumah Tangga

Saat ini banyak jenis pompa rumah tangga yg beredar di pasaran berbagai merk dan tipe, buatan Eropa, Jepang, Korea, China atau produksi lokal dg beragam penggunaan. Untuk memilih jenis pompa yg cocok sebenarnya tidak terlalu sulit, selain melihat Harga pompa Air, yang penting anda memiliki informasi yg akurat sebelum membeli. Tanpa informasi tersebut bukan anda saja yang bingung, penjual pun bakalan bingung untuk memilihkan pompa yang cocok utk anda. Nah jika anda berniat membeli/mengganti pompa di rumah anda mungkin tips-tips berikut cukup bermanfaat.

Tips memilih pompa Air


1. Jenis Pompa Air
Untuk kedalaman permukaan air < 7 meter, pilih pompa sumur dangkal, untuk kedalaman 7 – 9 m sebaiknya memakai pompa sumur dangkal tipe semi jet pump. Bila kedalaman permukaan sumber air anda > 9 meter, maka anda sebaiknya menggunakan pompa air berjenis jet pump. (Gbr. 2) Dengan menggunakan pompa air jenis ini, maka sumur minimal harus memiliki diameter 4″, agar ventury jet dapat masuk ke dalam sumur. Ciri pompa jenis ini mempunyai 2 buah lubang bagian inletnya.


2. Kualitas dan Harga
Kualitas pompa air banyak ditentukan oleh bahan yang digunakan. Pilih bahan yang tahan karat agar tahan lama seperti stainless steel dll. Bahan berkualitas mempengaruhi harga pompa tersebut. Ini tergantung budget yang Anda punya. Pompa air ada yang harga rendah seperti merek Airlux, Pompe dll. Harga sedang DAB, Panasonic, Shimizu dll. Harga tinggi Sanyo, Grundfos, Hitachi dll.


3. Spesifikasi Pompa.
Dari spesifikasi pompa air, anda dapat membandingkan kedalaman permukaan air dengan informasi daya hisap. Umumnya standard yang digunakan oleh produsen pompa air adalah kedalaman permukaan air maksimal di mana air dapat terhisap. Maksimal belum tentu optimal, karena pada daya hisap maksimal, bisa jadi anda hanya mendapatkan air sejumlah 1 liter, dalam waktu 1 jam. Tentu saja ini tidak efisien. Contoh: Informasi spesifikasi daya hisap dari produsen umumnya mencantumkan 11 meter untuk jenis semi jet pump padahal idealnya di kedalaman 7 – 9 m.


4. Daya Listrik dan Kedalaman.
Pompa sumur dangkal berdaya listrik 125 atau 200 watt sedangkan semi jet pump berdaya 100 atau 250 watt, daya listrik yang lebih besar bukan berarti dapat menghisap lebih dalam. Hanya mempengaruhi kapasitas. Contoh: Dengan daya 200 watt, kapasitas air, dalam arti volume air yang dikeluarkan oleh pompa per jam, lebih besar daripada yang 125 watt. Berbeda pula dengan pompa berjenis jet pump, daya listrik yang besar memiliki daya hisap yang lebih dalam pula.


5. Ketinggian Tower air.
Hingga ketinggian berapa air akan disalurkan. Untuk itu anda perlu mempelajari lebih lagi dari pompa air. Biasanya disebut TotalHead. Daya dorong juga dipengaruhi oleh berapa kedalaman hisapnya. Makin pendek dayahisap, makinjauh daya dorongnya. Oleh karenaitu usahakan untuk menempatkan mesin pompa air dengan sumur serendahmungkin.


Demikian Sedikit uraian tentang Tips memilih dan membeli Pompa Air. Semoga Bermanfaat.